Informasi Mengenai Kebijakan Terbaru Terkait Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional Pada Masa Pandemi COVID-19
message 4 screen_share 304

Pemerintah Indonesia melalui Satuan Tugas Penanganan COVID-19 telah mengeluarkan kebijakan terbaru terkait Protokol Perjalanan Internasional pada masa Pandemi COVID-19. Kebijakan tersebut tercantum dalam addendum Surat Edaran Nomor 8 Tahun 2021 yang akan mulai efektif berlaku pada tanggal 6 Juli 2021. Berikut aturan penting yang perlu diketahui bagi pelaku perjalanan internasional termasuk WNI: 

  • Seluruh pelaku perjalanan internasional, baik yang berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) atau Warga Negara Asing (WNA) pada saat kedatangan dilakukan tes ulang RT-PCR bagi pelaku perjalanan internasional dan diwajibkan menjalani karantina selama 8x24 jam. Bagi WNI, yaitu Pekerja Migran Indonesia, Pelajar/mahasiswa; atau Pegawai Pemerintah yang kembali dari perjalanan dinas luar negeri biaya RT-PCR dan karantina akan ditanggung oleh Pemerintah.
  • Bagi WNI diluar dari kriteria tersebut di atas dan WNA termasuk diplomat asing selain Kepala Perwakilan asing dan keluarganya akan menjalani karantina di tempat akomodasi karantina yang telah mendapatkan sertifikasi penyelenggaraan karantina COVID-19 dari Kementerian Kesehatan dengan biaya seluruhnya ditanggung mandiri;
  • Bagi WNI - WNA akan dilakukan RT-PCR kedua pada hari ke-7 masa karantina
  • Jika hasil tes dinyatakan negatif maka pelaku perjalanan pada hari ke-8 telah dinyatakan selesai karantian dan diperbolehkan melanjutkan perjalanan namiun tetap dianjurkan melakukan karantina mandiri selama 14 hari dan menerapkan protokol kesehatan;
  • Jika hasil tes dinyatakan positif, maka akan dilakukan perawatan di Rumah Sakit dengan biaya ditanggung oleh Pemerintah untuk WNI dan untuk WNA biaya perawatan ditanggung secara mandiri;
  • WNI pelaku perjalanan wajib menunjukkan kartu atau sertifikat (fisik maupun digital) telah menerima vaksin COVID-19 dosis lengkap sebagai persyaratan memasuki Indonesia. Dalam hal WNI belum mendapat vaksin di luar negeri maka WNI tersebut akan divaksinasi di tempat karantina setibanya di Indonesia setelah hasil RT-PCR kedua dinyatakan negatif;
  • WNA wajib menunjukkan kartu atau sertifikat (fisik maupun digital) telah menerima vaksin COVID-19 dosis lengkap sebagai persyaratan memasuki Indonesia;
  • WNA yang sudah berada di Indonesia dan akan melakukan perjalanan domestik maupun internasional, diwajibkan melakukan vaksinasi melalui skema program gotong royong sesuai peraturan perundang-undangan; 
  • Kewajiban menunjukan kartu vaksin COVID-19 dikecualikan bagi WNA pemegang visa diplomatik dan visa dinas yang terkait kunjungan resmi/kenegaraan pejabat setingkat Menteri keatas dan WNA yang masuk ke Indonesia dengan skeman Travel Corridor Arrangement sesuai prinsip resiprositas dan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Informasi selengkapnya dapat dilihat pada laman https://covid19.go.id

Share on :


eko wahono

informasi yang sangat bermanfaat untuk wni yang mau pulang ke tanah air


yudhi tio

terima kasih infonya


prasma prasma

terima kasih infonya


yudhi tio

terima kasih infonya