Ketentuan Pembatasan Perjalanan Masuk dan Keluar Australia
message 2 screen_share 724

Hingga saat ini Pemerintah Australia masih memberlakukan pembatasan perjalanan untuk masuk dan keluar Australia. Adapun pembukaan akses perbatasan internasional Australia untuk saat ini bersifat terbatas dan diprioritaskan bagi warga negara Australia dan permanent resident termasuk orang tua dari warga negara Australia atau permanent resident.

Selain itu, baru terdapat 2 Negara Bagian yakni New South Wales dan Victoria yang mengizinkan secara terbatas masuk dan keluar Australia bagi para pelaku perjalanan internasional melalui bandara masing-masing Negara Bagian di kota Sydney dan Melbourne. Sedangkan Negara Bagian/Territories lainnya masih menunda pembukaan perbatasan internasional.

Terkait dengan ketentuan karantina COVID-19 di Australia, sejak tanggal 1 November 2021, para pelaku perjalanan internasional yang mendapatkan izin untuk masuk ke Australia dan mendarat di Sydney atau Melbourne, dan sudah mendapatkan vaksin  COVID-19 dosis lengkap yang disetujui oleh the Therapeutic Goods Administration (TGA) tidak diwajibkan untuk melaksanakan karantina 14 hari.

Sebagai informasi, untuk sementara ini vaksin COVID-19 yang diakui oleh TGA adalah sebagai berikut:

A. Diakui dan teregistrasi di Australia

1. Pfizer Australia Pty Ltd (Comirnaty)
2. AstraZeneca Pty Ltd (Vaxzevria)
3. Janssen-Cilag Pty Ltd (COVID-19 Vaccine Janssen)
4. Moderna Australia Pty Ltd.(Spikevax)

B. Diakui tetapi tidak teregistrasi di Australia

1. Coronavac (Sinovac)
2. Covishield (AstraZeneca/Serum Institute of India)
3. Covaxin (Bharat Biotech)
4. BBIBP-CorV (Sinopharm)

TGA menginformasikan bahwa yang dimaksud dengan dosis lengkap vaksin COVID-19 selain kewajiban jumlah dosis yang diterima dari masing-masing merek vaksin tetapi juga jangka waktu penerimaan dosis pelengkap yakni 7 hari.

Pembuktian telah mendapatkan vaksin nanti, dilakukan dengan menunjukkan sertifikat vaksin COVID-19. Adapun persyaratan sertifikat vaksin adalah sebagai berikut:

1. Diterbitkan oleh otoritas negara dengan skala nasional atau negara bagian/provinsi maupun otoritas kesehatan terakreditasi penyedia vaksin.
2. Menggunakan bahasa Inggris atau disertakan dengan terjemahan resmi berbahasa Inggris.
3. Terdapat minimum 4 (empat) kriteria, yakni:
- Nama sesuai yang tertera pada paspor;
- Tanggal lahir atau nomor paspor;
- Jenis (merek) vaksin yang diterima;
- Tanggal setiap dosis vaksin yang diterima atau tanggal telah menerima vaksin lengkap.

Bagi para pelaku perjalanan internasional yang masuk ke Australia tetapi tidak divaksin COVID-19 (bukan karena alasan kesehatan) atau belum menerima dosis lengkap vaksin COVID-19 atau menggunakan vaksin COVID-19 tetapi tidak diakui oleh Pemerintah Australia, maka masih diwajibkan untuk melaksanakan proses karantina 14 hari.

Bagi anak-anak yang berusia di bawah 12 tahun yang belum menerima dosis vaksin COVID-19, dalam perjalanan ke Australia akan diperlakukan sebagai pelaku perjalanan yang telah divaksinasi. Meskipun demikian, setiba di Australia nanti maka masing-masing Negara Bagian/Territories memiliki ketentuan karantina bagi anak-anaik di bawah 12 tahun dimaksud yang perlu dipatuhi, sehingga para pelaku perjalanan diminta untuk senantiasa membaca ketentuan karantina yang berlaku di Negara Bagian/Territories yang akan dikunjungi.

 

Share on :


yudhi tio

terimakasih infonya gan


prasma prasma

terimakasih infonya kaka