Informasi Terkait Penanganan Penyebaran Virus Covid-19 Varian Omicron di Republik Uzbekistan
message 2 screen_share 174

Mulai tanggal 3 Desember 2021 sampai dengan 10 Januari 2022, Pemerintah Uzbekistan menghentikan sementara sejumlah penerbangan dan memberlakukan kebijakan terbaru terkait karantina. Kebijakan terbaru tersebut terkait munculnya virus Corona-19 varian baru, Omicron.

Berikut pokok-pokok kebijakan yang perlu dicermati oleh WNI yang akan melakukan perjalanan ke wilayah Republik Uzbekistan:

  1. Pemerintah Uzbekistan menghentikan sementara penerbangan dari/ke Afrika Selatan, Botswana, Namibia, Zimbabwe, Mozambique, Madagascar, Lesotho, Eswatini, Tanzania dan Hong Kong.
  2. Pemerintah Uzbekistan melarang masuk penduduk dari negara tersebut dan pelaku perjalanan internasional yang pernah berada di negara tersebut selama minimal 14 hari terakhir.
  3. Pelaku perjalanan internasional yang memasuki wilayah Uzbekistan diwajibkan untuk menunjukkan hasil negatif tes PCR yang dijalani minimal 72 jam sebelum kedatangan.
  4. Jika pelaku perjalanan internasional tidak dapat menunjukkan hasil negatif dari tes dimaksud, maka pelaku perjalanan internasional diwajibkan untuk menjalani tes cepat di tempat kedatangan (bandara, stasiun kereta dan titik perbatasan).
  5. Selain menunjukkan hasil negatif tes PCR, pelaku perjalanan internasional yang memasuki wilayah Uzbekistan dari Australia, Austria, Belgia, Inggris, Jerman, Denmark, Israel, Italia, Belanda, Republik Ceko dan Mesir harus melakukan karantina selama 10 hari di kediaman pribadi atau di hotel.

Warga Negara Indonesia (WNI) yang melakukan perjalanan ke Republik Uzbekistan diimbau untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Jika anda sedang melakukan perjalanan di wilayah Republik Uzbekistan dan mengalami keadaan darurat, hubungi hotline KBRI Tashkent di nomor (+998) 909648480 atau anda dapat menekan tombol darurat pada aplikasi Safe Travel.

Share on :


yudhi tio

terimakasih infonya gan


prasma prasma

terimakasih infonya kaka