Perkembangan COVID-19 di Polandia, WNI di Polandia Diimbau Tetap Jaga Prokes dan Taati Peraturan Pemerintah Setempat
message 2 screen_share 158

Perkembangan COVID-19 di Polandia, WNI di Polandia Diimbau Tetap Jaga Prokes dan Taati Peraturan Pemerintah Setempat

Pada periode 18-24 Desember 2021 tercatat pertambahan 109.325 kasus positif dan 3.170 kasus kematian akibat COVID-19 di Polandia. Pertambahan jumlah kasus kematian tertinggi pada periode ini tercatat pada hari Rabu (22/12), yakni sebanyak 775 kasus. Hingga hari Jumat (24/12) ini total 46.155.930 dosis vaksin telah diberikan dan 21.553.744 orang
penduduk Polandia telah tervaksinasi penuh.

Hingga 24 Desember 2021 tercatat 15 (lima belas) kasus COVID-19 varian Omicron di Polandia. Kasus pertama yang dilaporkan adalah seorang WN Lesotho yang mengikuti pertemuan internasional IGF 2021 Digital Summit di Katowice.
Mulai tanggal 15 Desember 2021 Pemerintah Polandia kembali memperketat restriksi terkait COVID-19, termasuk mewajibkan penumpang pesawat yang masuk ke Polandia dari luar wilayah Schengen untuk memiliki hasil tes negatif yang diambil paling lama 24 jam sebelum memasuki perbatasan Polandia.

Sedangkan untuk penerbangan lanjutan (transit) bagi pelaku perjalanan dengan pesawat dari negara-negara di luar wilayah Schengen dapat transit di bandara Polandia dengan waktu tidak lebih dari 24 jam dan dibebaskan dari kewajiban karantina. Selama periode pelaporan, tidak terdapat WNI yang terinfeksi Covid-19.

Belum terdapat kebijakan restriksi baru semenjak Pemerintah Polandia pada 15 Desember 2021 mengumumkan pengetatan restriksi guna mencegah penyebaran COVID-19 mulai diterapkan di Polandia, yaitu:
a.Diskotik dan klub hiburan malam ditutup, kecuali untuk perayaan pergantian tahun dengan jumlah pengunjung paling banyak 100 orang.
b. Jumlah pengunjung restoran, tempat makan, hotel, teater, bioskop, gereja dan fasilitas olahraga yang belum divaksinasi penuh adalah maksimal 30% (sebelumnya adalah 50%). Makanan dilarang dibawa ke dalam bioskop. Batas jumlah pengunjung dapat ditingkatkan hanya apabila dapat menunjukkan bukti kepada pengawas venue bahwa pengunjung telah mendapatkan vaksinasi penuh.
c. Kapasitas maksimal angkutan umum adalah 75%.
d. Sistem pembelajaran di sekolah kembali dilakukan secara daring pada tanggal 20 Desember 2021 – 9 Januari 2022, namun sebagian besar dari periode tersebut adalah masa liburan Natal.
e. Pendatang yang tiba di Polandia dari luar zona Schengen wajib menunjukkan hasil negatif dari tes COVID-19 yang di ambil paling lama 24 jam sebelumnya.
f. Guru, petugas medis dan pasukan keamanan, termasuk polisi dan militer, harus sudah divaksinasi penuh pada tanggal 1 Maret 2022.

Penerapan aturan bahwa pendatang yang tiba di Polandia dari luar wilayah Schengen wajib menunjukkan hasil negatif dari tes COVID-19 yang di ambil paling lama 24 jam sebelumnya atau terpaksa menjalani karantina mandiri 14 hari telah menimbulkan antrian panjang di beberapa bandara utama di Polandia. Meskipun tes dapat dilakukan sebelum terbang, tes juga dapat dilakukan di sebagian bandara di Polandia setelah mereka tiba namun sebelum melewati perbatasan.

Sedangkan untuk penerbangan lanjutan (transit) bagi pelaku perjalanan dengan pesawat dari negara-negara di luar wilayah Schengen dan memiliki tiket penerbangan lanjutan, dapat transit di bandara Polandia dengan waktu tidak lebih dari 24 jam dan dibebaskan dari kewajiban karantina. Keberangkatan penerbangan lanjutan harus dalam waktu 24 jam sejak kedatangan di Polandia.

Peningkatan Kasus COVID-19 Varian Omicron di Polandia

Pada Kamis (23/12), juru bicara Kementerian Kesehatan Polandia Wojciech Andrusiewicz mengumumkan total telah terdapat 15 (lima belas) kasus varian Omicron di Polandia, dengan kasus terakhir terdeteksi di Kota Gdansk dan
Warsawa. Khusus untuk Warsawa kasus varian Omicron terjadi pada kluster taman kanak-kanak (TK) sebanyak 6 (enam) kasus.

Seminggu sebelumnya (16/12), di hadapan anggota Komisi Kesehatan pada majelis rendah parlemen Polandia (Sejm), Deputi Menteri Kesehatan Waldemar Kraska menyampaikan bahwa Stasiun Sanitasi dan Epidemiologi di Katowice telah
memberikan konfirmasi ditemukannya kasus COVID-19 varian Omicron pertama di Polandia. Kasus ini berasal dari wanita yang tiba di Polandia untuk mengikuti IGF 2021 Digital Summit di Katowice, Polandia.

KBRI Warsawa dan Kemlu RI akan terus menginformasikan perkembangan kasus COVID-19 di Polandi secara berkala kepada WNI untuk menjadi perhatian bersama.

Demi pelayanan pelindungan yang lebih baik, Kementerian Luar Negeri juga mengimbau agar teman-teman WNI yang tinggal di luar negeri lebih dari 6 (enam) bulan agar dapat melakukan Lapor Diri melalui website Portal Peduli WNI dan di Perwakilan RI terdekat.

KEDUTAAN BESAR REPUBLIK INDONESIA di WARSAWA, REPUBLIK POLANDIA
Alamat: ul. Esto?ska 3/5, 03-903 Warszawa, Poland
Telepon: +48 (22) 617 51 08 / +48 (22) 617 51 79
Hotline Konsuler: +48 728 239 137
Email: warsawa.kbri@kemlu.go.id / info@indonesianembassy.pl
Fax: +48 (22) 617 44 55
Website: https://kemlu.go.id/warsaw/id
Instagram: @IndonesiaInWarsaw
Twitter: @IndonesiaInPL
Facebook: https://www.facebook.com/IndonesianEmbassyWarszawainPoland

PORTAL PEDULI WNI
https://peduliwni.kemlu.go.id/beranda.html

Sumber Foto: Instagram KBRI Warsawa

Share on :


yudhi tio

terimakasih infonya gan


prasma prasma

terimakasih infonya kaka