Perkembangan Kebijakan Covid-19 di Bahama
message 2 screen_share 160

Menyikapi peningkatan jumlah kasus Covid-19 di Bahama, Menteri Kesehatan Bahama, Dr. Michael Darville pada tanggal 28 Desember 2021 mengumumkan rencana pemerintah untuk pemberlakuan pembatasan sosial guna pencegahan penyebaran Covid-19. Ditegaskan bahwa pembatasan yang akan dijalankan pemerintah akan sangat ketat melihat kasus baru di Bahamas yang terus meningkat.

Berdasarkan informasi resmi Kementerian Kesehatan Bahama, jumlah kasus harian Covid-19 di Bahamas telah mengalami peningkatan sejak bulan September 2021 dimana pemerintah mengkategorisasikan keadaan tersebut sebagai puncak gelombang ketiga. Jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit di Bahama, secara berangsur telah mengalami penurunan.

Memasuki musim liburan dan puncaknya pada periode perayaan natal tanggal 25-26 Desember 2021, tercatat kasus baru sebanyak 665 kasus positif yang menjadi rekor tertinggi kasus harian di Bahama atau lebih banyak dari jumlah totas kasus yang tercatat pada bulan November 2021.

Dr. Michael Darville pada tanggal 27 Desember 2021 juga telah menyatakan bahwa pemerintah dalam pembahasan untuk mempertimbangkan kelanjutan dan kebijakan protokol karantina di Bahamas apakah dapat dilanjutkan atau perlu dilakukan modifikasi sehingga dapat diselaraskan dengan pedoman dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) di Amerika Serikat.

Menyusul terjadinya lonjakan kasus Covid-19 di Bahama selama periode natal 2021, Rumah Sakit Princess Margaret (PMH) telah mengeluarkan kebijakan pembatasan difasilitasi rumah sakit dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19. Terhitung tanggal 29 Desember 2021, seluruh tindakan yang dijalankan di rumah sakit akan ditangguhkan dan hanya prosedur darurat yang akan dilakukan, sebagaimana yang disampaikan oleh perwakilan dari Otoritas Rumah Sakit Umum (PHA) Bahama. Dijelaskan bahwa hanyak klinik yang menangani ginekologi, ortopedi, patah tulang dan tangan yang akan dapat melakukan konsultasi secara langsung di rumah sakit, adapun untuk pelayanan klinik lainnya akan dilakukan melalui janji virtual.

Berdasarkan perkembangan tersebut, WNI yang melakukan perjalanan ke luar negeri diimbau untuk tetap menjaga protokol kesehatan (prokes) yang ketat serta senantiasa mematuhi peraturan dan ketentuan yang berlaku di negara setempat. Untuk informasi lebih lanjut, Kementerian Luar Negeri juga mengimbau agar teman-teman WNI untuk menghubungi Perwakilan RI terdekat.

Demi pelayanan pelindungan yang lebih baik, Kementerian Luar Negeri juga mengimbau agar teman-teman WNI yang tinggal di luar negeri lebih dari 6 (enam) bulan agar dapat melakukan Lapor Diri melalui website Portal Peduli WNI dan di Perwakilan RI terdekat.

KEDUTAAN BESAR RI di HAVANA,CUBA

Alamat: 5ta Avenida # 1607 Miramar, La Habana, Cuba Hotline: +53 52852920
Telepon: (53) 7204-9963, 7204-9618, 7204-0046 Fax: (53) 7204-9617
Website: www.kemlu.go.id/havana
Email: havana.kbri@kemlu.go.id

Portal Peduli WNI
https://peduliwni.kemlu.go.id/beranda.html

Sumber foto: wlrn

Share on :


yudhi tio

terimakasih infonya gan


prasma prasma

terimakasih infonya kaka