Perkembangan Kebijakan Covid-19 di Jamaika
message 2 screen_share 145

Menteri Kesehatan Jamaika, Christopher Tufton pada tanggal 28 Desember 2021 menyatakan bahwa Jamaika telah secara resmi meluncurkan kartu vaksinasi digital Covid-19 dengan standar yang dikembangkan oleh organisasi kesehatan dunia (WHO) dan diterima secara internacional. Disampaikan pula bahwa kartu digital tersebut bersifat global, mudah diterima dan tentunya menempatkan penduduk Jamaika di tataran global untuk lebih leluasa bergerak karena adanya kebijakan menunjukkan kartu vaksin. 

Lebih lanjut, kartu vaksinasi digital tersebut akan tersedia di halaman web Kementerian Kesehatan Jamaika, www.moh.gov.jm, dengan menampilkan Kode Respon Cepat (QR Code) guna memungkinkan validasi informasi pada kartu dan status vaksinasi dari setiap individu. Disampaikan pula bahwa kartu digital tersebut dapat pula diakses melalui ponsel atau perangkat elektronik lainnya dan memberikan kemudahan perjalanan karena Kode QR dapat dibaca di platform internasional. Disamping itu, kartu digital tersebut memiliki kapasitas untuk menghasilkan kartu baru sesuai permintaan dan dapat diunduh atau dibuat dalam format yang dapat dicetak. 

Namun demikian, Menteri Kesehatan menegaskan bahwa sehubungan dengan keamanan data pribadi, sistem dari kartu digital tersebut memiliki mekanisme keamanan bawaan untuk melindungi informasi dari setiap individu. Di sisi lain, pada tanggal 23 Desember 2021, Pemerintah Jamaika mengumumkan adanya kasus pertama Covid-19 dengan varian omicron dari seorang turis asal Inggris yang positif pasca berlibur di Jamaika berdasarkan informasi dari Pemerintah Inggris yang telah melakukan pengecekan dan penelusuran kasus. 

Menteri Kesehatan jamaika mengkonfirmasi bahwa turis tersebut melakukan kunjungan singkat di salah satu resor di Jamaika. Menyikapi hal tersebut, Kementerian Kesehatan Jamaika menarik kesimpulan bahwa terdapat kemungkinan yang bersangkutan terinfeksi dari individu lain ketika berada di Jamaika. Namun demikian, Menteri Kesehatan Jamaika meminta masyarakat untuk tidak panik dan terus meningkatkan kepatuhan terhadap protokol pencegahan yang telah ditetapkan pemerintah. 

Pemerintah Jamaika terkait dengan kondisi Covid-19 juga telah memberikan bantuan di bawah Program Bantuan tunai Covid-19 kepada sekitar 27.357 warga Jamaika. Program inisiatf berupa transfer tunai sebesar $155 juta ditujukan untuk membantu kelompok penduduk kurang beruntung dan membutuhkan yang tidak mendapat manfaat dari bantuan sosial Pemerintah. Distribusi uang tunai difasilitasi oleh WiPy (Jamaica) Limited, melalui jaringannya di seluruh Jamaika, sebagaimana yang diinformasikan oleh Menteri Negara Jamaika, Karl Samuda. 

Berdasarkan perkembangan tersebut, WNI yang melakukan perjalanan ke luar negeri diimbau untuk tetap menjaga protokol kesehatan (prokes) yang ketat serta senantiasa mematuhi peraturan dan ketentuan yang berlaku di negara setempat. Untuk informasi lebih lanjut, Kementerian Luar Negeri juga mengimbau agar teman-teman WNI untuk menghubungi Perwakilan RI terdekat. Demi pelayanan pelindungan yang lebih baik, Kementerian Luar Negeri juga mengimbau agar teman-teman WNI yang tinggal di luar negeri lebih dari 6 (enam) bulan agar dapat melakukan Lapor Diri melalui website Portal Peduli WNI dan di Perwakilan RI terdekat. 

KEDUTAAN BESAR RI di HAVANA, CUBA

Alamat: 5ta Avenida # 1607 Miramar, La Habana, Cuba                                                                  Hotline: +53 52852920
Telepon: (53) 7204-9963, 7204-9618, 7204-0046   Fax: (53) 7204-9617                     Website: www.kemlu.go.id/havana
Email: havana.kbri@kemlu.go.id 

Portal Peduli WNI
https://peduliwni.kemlu.go.id/beranda.html

Sumber foto: Jamaica Information Center

Share on :


yudhi tio

terimakasih infonya gan


prasma prasma

terimakasih infonya kaka