Pemerintah Uganda Berlakukan Lockdown untuk Memerangi Wabah Ebola
message 2 screen_share 438

Pemerintah Uganda mengumumkan pemberlakuan 'Lockdown' untuk setidaknya 3 minggu (21 hari) kedepan bagi 2 distrik di Uganda yang saat ini disinyalir sebagai area penyebaran wabah Ebola. Kebijakan tersebut termasuk pemberlakukan jam malam, penutupan tempat hiburan, tempat ibadah dan klub malam di seluruh wilayah Mubende dan Kassanda. Lebih lanjut, Presiden Uganda telah memerintahkan untuk melakukan penahanan terhadap warga yang diduga terinfeksi virus Ebola namun menolak untuk diisolasi.

Berdasarkan laporan yang ada, wabah Ebola yang dimulai sejak September tersebut telah menewaskan sekitar 19 orang dari total 58 kasus yang ditemukan di dua wilayah Uganda tersebut. 

Menurut para ahli kesehatan, sejauh ini virus Ebola menular melalui kontak langsung atau melalui barang-barang yang terkontaminasi. Korban meninggal akibat wabah Ebola pertama teridentifikasi merupakan seorang pria berusia 24 tahun di wilayah Mubende.

Berdasarkan perkembangan tersebut, WNI yang melakukan perjalanan ke Kenya, khususnya wilayah Mubende dan Kassanda, diimbau untuk senantiasa mematuhi peraturan dan ketentuan yang ditetapkan negara setempat. 

Demi pelayanan pelindungan yang lebih baik, Kementerian Luar Negeri juga mengimbau agar teman-teman WNI yang tinggal di luar negeri lebih dari 6 (enam) bulan agar dapat melakukan Lapor Diri melalui website Portal Peduli WNI dan di Perwakilan RI terdekat.

 

KEDUTAAN BESAR RI di Nairobi, Kenya

Alamat: Menengai Rd, Upper Hill, Nairobi P.O. Box 48868 Kenya

Telepon: +254 (0)20 2714196 / +254 (0)20 2714197

Website: www.kemlu.go.id/nairobi

Email: nairobi.kbri@kemlu.go.id 

 

Portal Peduli WNI

https://peduliwni.kemlu.go.id/beranda.html

Share on :


prasma prasma

terimakasih infonya ya gan


yudhi tio

terimakasih infonya gan