Himbauan Keamanan
message 0 screen_share 1919

KONDISI TERKINI NEGARA INDIA

 

a.     India akan mengadakan pemilihan umum nasional pada bulan Mei 2024. Masa Jabatan PM Narendra Modi akan berakhir pada 16 Juni 2024. PM Modi akan kembali maju mencalonkan diri sebagai Perdana Menteri untuk periode ketiganya.

 

b.      Menjelang Pemilu nasional tersebut, saat ini situasi politik di India sudah mulai memanas. Pada Juli 2023 lalu, 26 partai oposisi membentuk aliansi bernama “Indian National Developmental Inclusive Alliance”/(INDIA) untuk menantang Partai berkuasa, Bharatiya Janata (BJP) dan koalisi bentukannya, the National Democratic Alliance (NDA) dalam pemilu nasional 2024.

 

 

c.      Namun demikian, banyak pihak berpandangan bahwa aliansi 26 partai oposisi tersebut masih sulit untuk mampu menandingi BJP dan koalisinya mengingat jumlah kursi yang dimilikinya saat ini tidak sampai separuh dari 301 kursi yang diduduki BJP di Majelis Rendah Parlemen (Lok Sabha).

 

è  BJP dan koalisinya memiliki total kursi sebanyak 316 di Lok Sabha, sementara koalisi INDIA memiliki total sebanyak 132 kursi.

 

è  BJP secara independen mengendalikan 9 (sembilan) negara bagian, yakni Uttar Pradesh, Madhya Pradesh, Gujarat, Goa, Assam, Tripura, Manipur, dan Arunachal Pradesh. BJP dan koalisinya NDA memerintah di 15 negara bagian di India.

 

d.      Kontrasnya perbedaan kekuatan BJP dan NDA dengan partai oposisi mengindikasikan bahwa di atas kertas pemilu 2024 akan kembali dimenangkan BJP dan NDA. Namun demikian, bersatunya oposisi dalam aliansi “INDIA” juga dipandang akan memberikan perlawanan keras yang belum pernah dihadapi BJP sebelumnya.

 

e.    Pada bulan Agustus 2023 ini, Parlemen India mengadakan sesi sidang Monsoon Session. Debat di  parlemen juga berlangsung panas, di mana partai oposisi terus menyerukan agar parlemen dapat membahas terkait kondisi dan situasi di Manipur yang masih juga belum membaik pasca bentrokan antar etnis sejak Mei 2023 lalu.

 

f. Dalam sesi sidang parlemen ini, oposisi juga mengajukan mosi tidak percaya (no-confidence motion) terhadap PM Modi untuk menuntut agar PM Modi berbicara di parlemen terkait konflik etnis di Manipur yang telah menewaskan lebih dari 150 orang.

 

è  Menanggapi ‘no-confidence motion’ terkait konflik di Manipur tersebut, pada 10 Agustus 2023, PM Modi telah berbicara di parlemen India dan berjanji akan mengembalikan perdamaian di Manipur.

 

è  Mosi tidak percaya ini tidak berhasil menjatuhkan PM Modi karena Partai BJP dan dan koalisinya ‘NDA’ memiliki suara mayoritas di parlemen.

 

Share on :

Tidak ada komentar